Penafsiran Surat An Nahl 119

Penafsiran Surat An Nahl 119:
ثم إن ربك للذين عملوا السوء بجهالة ثم تابوا من بعد ذلك وأصلحوا إن ربك من بعدها لغفور رحيم
 Dr. Muhammad Sayyid Thontowi mengatakan: “maknanya adalah sesungguhnya Tuhanmu sangat banyak pengampunan dan rahmat-Nya kepada para pelaku kejahatan/kesalahan karena kebodohan, kepandiran dan tidak memikirkan akibatnya lalu mereka bertaubat dengan sebenar-benarnya, dan ditambah dengan memperbaiki keadaan dirinya, dan memaksa dirinya untuk menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya” maksud dari lafadh “Jahalah” adalah kebodohan dan ketololan yang membawa pelakunya mengerjakan perbuatan yang tidak patut dilakukan orang yang berakal.
– Imam Mujaahid mengatakan: “Siapapun yang bermaksiat kepada Allah SWT baik sengaja maupun tidak, maka dia disebut Jaahil sampai ia meninggalkan kemaksiatan”
– Imam Al Alusi dalam tafsirnya mengatakan: “Pembatasan dengan kata Jahaalah adalah untuk menjelaskan kenyataan, karena setiap orang yang melakukan kejelekan pasti karena jahaalah”
– Abu Hilal Al Askari berkata: “Ayat ini tidak berarti bahwa Allah tidak mengampuni pelaku kejahatan dengan sengaja, tapi, maksudnya semua orang yang bertaubat maka inilah caranya (taubat), disebut khusus kata “Jahaalah” karena kebanyakan orang melakukan kesalahan/kejahatan melakukannya tanpa memikirkan akibatnya atau karena kalah dengan syahwatnya, maka yang kebanyakan itu disebut berdasarkan kebiasaan orang Arab”
– Imam Qurthubi menukil dari Ibnu Abbas menafsirkan makna “as Suu'” dengan kemusyrikan.
Wallahu A’lam
—-
Sumber:
1- Tafsir Al Wasith: Dr M. Sayyid Thantowi.
2- Ruuhul Ma’ani: Imam Al Alusy.
3- Al Jaami’ Li Ahkaam Al Qur’an: Imam Al Qurthubi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s