Penafsiran dan Kajian Pragmatik Surat Maryam 25

وهزي إليك بجذع النخلة تساقط عليك رطبا جنيا.
“Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya (pohon) itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu”
Tafsir:
Muhammad Hasbi As Siddiqi mengatakan: “dan guncangkanlah pohon kurma, sehingga buahnya yang ranum jatuh untuk menjadi makananmu”
Kajian Pragmatik:
Berdasarkan kajian pragmatik, kita bisa menarik beberapa kesimpulan berikut:
1- Kajian tentang implikatur dalam ayat di atas menunjukkan makna berikut:
– Kewajiban untuk berusaha dengan mengambil sebab, karena tanpa digoyang pun sesungguhnya Allah mampu menjatuhkan buah kurma tersebut.
– Menunjukkan kasih sayang Allah kepada Maryam.
– Allah menenangkan Maryam, ini terbukti dengan penjaminan adanya makanan baginya. 
– Makanan terbaik bagi ibu yang baru melahirkan adalah Ruthob sejenis kurma yang masih basah.
2- Kajian diksis dalam lafadh-lafadh ayat tersebut menunjukkan fakta berikut ini:
– Penggunaan dhomir tunggal (mukhothobah) menunjukkan bahwa proses kelahiran seorang bayi bisa terjadi dengan usaha ibu sendiri tanpa bantuan orang lain.
– Tempat kelahiran Nabi Isa di perkebunan kurma bukan di kandang domba.
– Waktu kelahiran Nabi Isa adalah di musim semi negara yang banyak kurmanya, ini karena kurma mulai berbuah dan bisa dipetik dalam bentuk ”Ruthob” terjadi di musim semi, dan itu adalah sekitar bulan april-juni, bukan tanggal 25 Desember, karena pada bulan tersebut, Timur Tengah berada dalam musim dingin.
Wallahu A’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s