Bumi yang mempunyai belahan

Bumi yang mempunyai belahan

Ilmu geologi modern menyoroti rahasia dibalik sumpah Allah pada surat At Thoriq ayat 12:
والأرض ذات الصدع
“Demi bumi yang terbelah”
kata Shad’ dalam bahasa Arab berarti belahan. Para Mufassir terdahulu memahaminya sebagai bumi yang terbelah setelah disiram oleh hujan, kemudian mengeluarkan berbagai jenis tumbuhan dengan bermacam buahnya, selain itu bumi juga mempunyai belahan yang membantu menciptakan jalan keluar bagi air mineral, gas bumi dan minyak mentah ke permukaannya, belahan tersebut sebagai ventilasi udara bagi tanah untuk memperbarui kesuburannya.
Para Ahli Sains modern di akhir tahun 1960-an menemukan lapisan batu kulit bumi terbelah oleh jaringan belahan panjang dan lebarnya mencapai ribuan kilometer serta terbagi menjadi 12 belahan besar dan beberapa belahan kecil, kedalaman belahan itu mencapai 100 km sama dengan rata-rata ketebalan bumi. Hasil penemuan ini dikenal dengan “lempengan lapisan batu” yang mengambang di atas zona batu-batu semi larut disebut “zona kelemahan bumi”.
Karena keadaannya sangat lentur, lapisan itu mudah terpeleset di atasnya akibat perputaran bumi pada porosnya. Permukaan bumi dalam keadaan ini seperti hamparan permadani “Firoosy” yang nyaman. Allah menegaskan hal ini dalam surat Adz Dzariyat ayat 48:
والأرض فرشناها فنعم الماهدون
“Dan bumi kami jadikan permadani, maka kamilah sebaik-baik yang menghamparkan”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s