Alquran berbicara sidik jari

Alquran berbicara sidik jari

Para ahli anatomi dan fisiologi telah berhasil menyingkapkan tirai beberapa misteri ujung jari dan menjelaskan bahwa sidik jari terdiri atas garis-garis timbul pada kulit yang di atas pori-pori keringat. Garis-garis itu memanjang, membelok, bercabang, beranting dan mengambil bentuk tertentu pada setiap orang. Telah terbukti bahwa tidak ada dua sidik jari yang sama, bahkan antara saudara kembar sekalipun yang berasal dari satu sel telur sekalipun.
Pada tahun 1858, Sir William Hurshel membuktikan bentuk kulit jari menunjukkan identitas pribadi pemiliknya. Dan pada tahun 1892, Sir Francis Galton telah membuktikan bentuk sidik jari akan tetap hidup bersama pemiliknya dan tidak berubah, jika terbakar, tempatnya akan terbentuk kulit baru yang memiliki sidik jari dengan bentuk yang sama dengan yang lama.
Para ahli menyebutkan sidik jari memiliki seratus sifat dan ciri yang menentukan bentuk dan tempatnya, Menurutnya, tidak akan ada kemungkinan dua orang mempunyai dua belas ciri yang sama, kecuali satu kasus dalam 24 milyar jiwa. Allahlah yang berkehendak demikian untuk menjadikan masing-masing jari itu saksi bagi pemiliknya.
Dan Allah telah menegaskan dalam surat Al Qiyamah 4, bahwa Dia mampu untuk mengembalikan dan menyusun ujung-ujung jemari manusia setelah kematiannya:
بلى قادرين على أن نسوي بنانه
“Bahkan Kami kuasa menyusun (kembali) ujung-ujung jari jemarinya dengan sempurna”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s